Jumat, 18 Oktober 2013

Waktu adalah kehidupan

Kalau kemarin kita bicara Waktu adalah Uang , maka hari ini kita bicara Waktu adalah Nafas .
Waktu adalah nafas yg setelah terlewat tak akan bisa kembali...
Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya. Digulung hari demi hari, bulan, dan tahun tanpa terasa.
Nafas kita terus berjalan seiring jalannya Waktu , setia menuntun kita ke pintu kematian. Sebenarnya dunialah yang makin kita jauhi & liang kuburlah yang makin kita dekati.
Satu hari berlalu, berarti 1 hari pula berkurang umur kita. Umur kita yg tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harga nya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita.
Karena itu, jika hari berlalu tapi tiada Kebaikan dan Kebajikan yg kita lakukan maka akan Keringlah batin kita,
JANGAN tertipu dgn usia muda, karena SYARAT untuk Mati tidaklah harus Tua.
JANGAN terperdaya dgn badan sehat, karena SYARAT untuk Mati tidak pula harus Sakit.
TERUSLAH berbuat baik... berkata baik... kritisi semua yg tidak baik..
WALAU tak banyak org yg mengenalimu tapi Kebaikan dan Kebajikan yg kita lakukan yg akan menuntun kita pada kebahagian dan akan dikenang oleh mereka yg kita tinggalkan.
Jadilah seperti Akar yg Tak terlihat tetapi tetap menyokong kehidupan
Jadilah seperti Jantung yg Tak terlihat, tetapi terus berdenyut setiap saat tanpa henti.
Hingga membuat kita terus Hidup...... Sampai batas waktunya untuk Berhenti.

Sumber: Copas dari kiriman teman di kakao Talk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar